Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Mei 2015

Tahap pembelajaran pendekatan GI (Grouping)

Tahap pembelajaran pendekatan GI
Tahap-tahap pembelajaran melalui GI adalah sebagai berikut:
1.      Tahap Pengelompokan (Grouping)
Tahap pengelompokan adalah tahap mengidentifikasi topik yang akan diinvestigasi serta mebentuk kelompok investigasi, dengan anggota tiap kelompok 4 sampai 5 orang.
2.      Tahap Perencanaan (Planning)
Tahap perencanaan, merencanakan tugas-tugas yang akan disampaikan dalam pembelajaran.
3.      Tahap Penyelidikan (Investigation)
Tahap menyelidiki yaitu adalah tahap untuk pelaksanaan proyek investigasi siswa.
4.      Tahap Pengorganisasian (Organizing)
Tahap pengorganisasian adalah tahap persiapan laporan akhir.
5.      Tahap Presentasi (Presenting)
Tahap ini yaitu adalah tahap menyajikan laporan yang terakhir. Kelompok menyajikan kepada keseluruhan kelas dalam berbagai variasi bentuk penyajian.
6.      Tahap evaluasi (evaluating)
Pada tahap evaluating atau penilaian proses kerja dan hasil proyek siswa. Siswa menggabungkan masukan-masukan topik materi dari pekerjaan atau penugasan yang telah mereka lakukan, dan keefektifan dari pengalaman-pengalamannya,
Secara umum langkah-langkah pembelajaran pendekatan GI adalah sebagai berikut :
1.      Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen.
2.      Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok.
3.      Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi/tugas yang berbeda dari kelompok lain.
4.      Masing-masing kelompok membahas materi yang sudah ada secara kooperatif  yang bersifat penemuan.
5.      Setelah selesai diskusi, juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok.
6.      Guru memberikan penjelasan singkat sekaligus memberi kesimpulan.
7.      Evaluasi.
8.      Penutup.


 Artikel lainnya:

Jumat, 08 Mei 2015

Tips Menjadi Guru Sukses

Tulisan ini saya sadur dari beberapa artikel mengenai pembelajaran matematika. Namun menurut saya tips mengajar ini tidak hanya berlaku untuk para guru Matematika, akan tetapi berlaku juga untuk mata pelajaran yang lainnya.
Berikut adalah beberapa tips mengajar :
1.      Jujur dan berpikir kritis lebih penting daripada jawaban yang benar
Memberi penguatan kepada siswa tidak hanya dengan perkataan memuji, namun dengan sikap guru dengan tidak mengerutkan kening ketika mereka memberikan jawaban yang salah.
Mengerutkan kening seringkali ditafsirkan sebagai bahasa isyarat  penolakan yang dapat menghambat siswa untuk berpartisipasi dalam mengekspresikan pemikirannya.
2.      Mengendalikan jalannya pembelajaran.
Guru hendaknya menemukan cara-cara terbaik mengelola kelas.
3.      Mengelola kelas yang gaduh tidak harus berteriak teriak namun cobalah guru untuk berdiam, keudian tataplah siswa yang menjadi sumber keribytan dengan tanpa menunjukkan ekpresi marah.
4.      Buatlah pembelajaran yang bervariasi. Hal ini penting agar pembelajaran tidak membosankan.
5.      Memberikan kesempatan kepada sisw antuk aktif. Bisa dilakukan dengan mempersilahkan siswa tampil di depan kelas, bekerja kelompok, mencoba dan lain sebagainya.
6.      Cobalah untuk bersikap fleksibel. Pemelajaran yang anda guru lakukan tidak harus selalu sesuai dengan peraturan. Sesekali guru perlu memejamkan mata ketika ujian berlangsung.
7.      Sebelum guru memberikan evaluasi atau ujian. Guru tidak ada salahnya untuk memberikan topik pelajaran yang akan diujikan.
8.      Guru berkomunikasi dengan orang tua siswa yang mengalami kesulitan dalam belajar.
9.      Memberikan kesempatan kepada siswa yang tidak mengikuti ujian utama, dengan mengadakan ujian susulan.
10.  Ajaklah siswa mempelajari materi yang telah dipelajari sebelumnya, secara garis besarnya siswa juga diajak untuk mengenal topik-topik  yang  hendak dipelajarinya selama satu semester ke depan.
11.  Dalam pembelajaran utamakan keterampilan memecahklan masalah. Ini penting untuk membekali siswa dalam kehidupan sehari-harinya.
12.  Guru hendaknya selalu memberikan penghargaan kepada siswa. Penghargaan yang guru berikan akan memberikan motivasi kepada para siswa untuk mengerjakan sesuatu lebih baik lagi.
13.  Guru harus berlaku adil. Siswa sudah dapat menilai guru sehingga guru harus adil untuk membangun kepercaaan siswa kepada guru.
14.  Pembelajaran yang dilakukan hendaknya harus menghubungkan dengan dunia nyata siswa, pembelajaran contextual (Contextual Teaching Learning).
15.  Terkadang siswa perlu dikelompokan berdasarkan kemampuannya. Hal ini diharapkan dapat membuat mereka termotivasi belajar.

Artikel lainnya:

Selasa, 05 Mei 2015

Contoh soal tematik Tema Peristiwa Kelas I semester 1

Materi pengurangan sampai dengan 20, hidup rukun dalam sekolah dan menulis dan melengkapi kata atau lambang bilangan.

Ada baiknya sebelum pembelajaran siswa daauntuk bernyanyi lagu “kotek kotek” untuk memberi gambaran dan konsep pengurangan.

kotek kotek

kotek kotek kotek kotek

anak ayam turunlah tujuh

mati satu tinggallah enam

kotek kotek kotek kotek

induk ayam turun berkotek

Bacalah cerita di bawah ini yang berjudul ”menolong teman”.

Menolong Teman


Andi, Ina, Budi dan Putri

berangkat sekolah

bersama-sama

Andi dan Budi

sedang belajar

Andi mempunyai 12 pensil.

Pensil Budi ketinggalan

Budi tidak bisa menulis

Andi meminjamkan 1 pensil

kepada Budi.

Budi merasa senang.

Budi jadi bisa menulis

Pertanyaan:

1. Sikap rukun apa yang dilakukan Andi di sekolah?

2. Sikap Andi terhadap Budi adalah sikap rukun. Benar atau salah?

3. Berapa jumlah pensil Andi setelah 1 pensilnya diberikan kepada Budi?

4. Bentuk pengurangan dari 15 pensil Andi di kurangi 1 pensil yang diberikan kepada Budi adalah ...

Artikel lainnya:

Contoh latihan soal untuk kelas I tema Peristiwa.

1. Sebelum mengerjakan soal, dengarkan dulu cerita berjudul kerja bakti!

Lingkungan Rumah Andi


di lingkungan rumah Andi banyak perbedaan agama

tetapi mereka hidup rukun

mereka sering berkumpul

saling mengunjungi saling memberi dan saling membantu

ketika diadakan kerja bakti

semua ikut hadir ada 9 orang

2 orang pergi untuk menyiapkan makanan

1 orang pergi mencari tanaman untuk ditanam

jika kita hidup rukun hidup kita akan bahagia

A. Sikap warga di lingkungan Andi adalah …

a. Rukun c. Kerja bakti

b. Tidak rukun

B. Sikap yang tidak rukun adalah…

a. Saling membantu c. Saling bertengkar

b. Saling memberi

C. Ketika kerja bakti, semua ikut hadir, ada 9 orang. 2 orang pergi untuk menyiapkan makanan. Berapa jumlah orang setelah ada yang pergi untuk menyiapkan makanan?

a. 3 c. 7

b. 5

D. Jumlah orang yang ada sekarang adalah 7 orang. 1 orang pergi mencari tanaman untuk ditanam. Berapa jumlah orang setelah ada yang pergi mencari tanaman untuk ditanam?

a. 2 c. 6

b. 4

E. Hidup rukun membuat hidup kita …

c. Lelah c. Benci

d. Bahagia

2. Aldi dan aldo belajar bersama.


A. Sikap Aldi dan Aldo tidak rukun. Benar atau salah? …

Andi berangkat sekolah Andi berpamitan degan ibunya.


B. Sikap Andi adalah hidup rukun. benar atau salah? …

C. Gambar 1 ada 2 orang. Gambar 2 ada 2 orang. Berapa orang yang ada digambar 1 bila dikurangi dengan orang di gambar 2?

D. Tuliskan bentuk pengurangan dari orang digambar 1 dikurangi orang digambar 2.

Artikel lainnya:

Minggu, 26 April 2015

Tips menjadi pemimpin yang baik

Menjadi pemimpin yang baik tentunya dibutuhkan adanya metode dan teori tertentu. dalam kenyataannya tidak semua orang mampu untuk mempengaruhi orang lain ketika memimpin. tidak sembarang orang memiliki karakter kepemimpinan, namun kepemimpinan dapat dilatih dengan dengan beberapa metode dan teori untuk dipraktekan secara langsung.

berikut ini akan dibahas beberapa tips sederhana untuk menjadi pemimpin yang baik:

1. berpikir kreatif dan inovatif
pemimpin dapat dikatakan baik apabila mampu menyelesaikan masalah dari sudut pandang yang berbeda. ketika ditemukan suatu masalah, maka peran seorang pemimpin harus mampu mencari alternatif untuk menyelesaikan masalah. pemimpin yang baik diperlukan kemampuan untuk berpikir di luar kepala.

2. Membagi tugas secara tepat
Tentunya hal ini tidak semudah yang dibayangkan atau yang didengar. mendelegasikan atau memberikan tugas tidak semudah yang dibayangkan, karena kita tidaklah sedang menyuruh-nyuruh seseorang melakukan sesuatu. sebelum tugas diberikan kepada seseorang kita harus mampu melihat kemampuan orang yang akan kita berikan tugas.

3. Mempunyai kemampuan berkomunikasi
seorang pemimpin harus mampu berkomunikasi dengan baik dengan anggotanya. dalam kondisi tertentu sangat diperlukan kemampuan komunikasi yang baik. pemimpin satu dengan yang lain tentunya memiliki kemampuang yang beda-beda dalam berkomunikasi.

Artikel lainnya:

Kamis, 23 April 2015

Dua anggota staf dipecat dari University of Salford pada bulan Desember

Staf di University of Salford diharapkan untuk menyerang pada hari Kamis untuk mendukung dua rekannya dipecat.

Dua anggota senior staf di departemen pemasaran dan perekrutan mahasiswa universitas dipecat Desember lalu.

Mereka sebelumnya telah menyatakan keprihatinan pada rencana untuk merestrukturisasi departemen.

Universitas mengatakan pihaknya mencoba untuk menyelesaikan masalah dengan pasangan dan kecewa pada pemogokan.

Pertikaian ini meliputi pemecatan dua staf, Helen Ghaly dan Sam Bowker, seorang pejabat serikat.

"Tidak ada banding '

"Tidak ada lembaga harus diizinkan untuk menginjak-injak prosedur yang disepakati dan melanggar hak-hak karyawannya dengan cara ini," kata pejabat daerah UCU Martyn Moss.

The UCU percaya pasangan mungkin telah ditargetkan sebagai akibat dari peran mereka dalam serikat dan juga telah mengajukan keluhan pengangguran pengadilan atas nama mereka.

Serikat pekerja mengatakan sekitar 75% dari staf yang mengambil bagian dalam pemungutan suara suara mendukung pemogokan.

Dalam sebuah pernyataan, University of Salford juru bicara mengatakan: "Kami telah berusaha untuk menyelesaikan sengketa ini dengan individu yang bersangkutan dan karena itu kecewa bahwa hari aksi mogok telah dipanggil.

"Kami berharap semua kuliah mahasiswa berjalan seperti biasa pada hari Kamis.

"Kami berharap bahwa resolusi dapat ditemukan tetapi, karena ini adalah masalah hukum yang sedang berlangsung, kami tidak dapat berkomentar lebih jauh."

Artikel lainnya:

Minggu, 19 April 2015

Lebih dari 13% anak-anak di Inggris kehilangan SD yang disukai

Satu dari lima bayi di beberapa bagian Inggris telah terjawab di atas pilihan mereka sekolah dasar tahun ini, dengan gambar bahkan lebih buruk di beberapa bagian London.

Namun, usaha keras oleh otoritas lokal untuk menambah ruang kelas tampaknya telah berangkat kekurangan serius tempat.

Berdasarkan angka-angka yang dikumpulkan oleh Guardian dari 108 pemerintah daerah yang ditawarkan hari nasional, hampir 87% dari lebih dari 600.000 orang tua yang menawarkan pilihan pertama mereka sekolah dasar untuk anak-anak mereka - penurunan marjinal dibandingkan dengan 2014 meskipun peningkatan diucapkan dalam jumlah menerapkan .

Secara nasional, kenaikan jumlah anak yang berlaku untuk memulai sekolah - yang disebabkan oleh lonjakan angka kelahiran dalam beberapa tahun terakhir - telah menempatkan tekanan besar pada dewan untuk memenuhi permintaan untuk kelas penerimaan untuk empat dan lima-year-olds. Tapi kekhawatiran kekurangan luas tampaknya telah dihindari, dengan sekitar 80.000 anak-anak kehilangan pilihan pertama mereka, sosok yang mirip dengan tahun lalu.

Data dari dewan county Hertfordshire menunjukkan bahwa 81% dari anak-anak mendapat sekolah yang mereka sukai. London Dewan, asosiasi pemerintah daerah untuk Greater London, juga mengatakan bahwa hanya di bawah 81% siswa mendapat sekolah pilihan pertama mereka - meskipun rekor 103.387 aplikasi untuk tempat yang dibuat.

London tetap wilayah yang paling sulit bagi keluarga untuk mengamankan pilihan utama mereka sekolah negeri, sementara Kensington dan Chelsea adalah dengan jarak yang cukup jauh yang paling kompetitif di negara ini.


Hanya 59% keluarga di Kensington dan Chelsea menerima pilihan pertama mereka sekolah, dibandingkan dengan 61% pada tahun lalu. Satu dari enam pelamar di wilayah kerajaan tidak menerima tawaran apapun dari enam sekolah mereka bernama. Tetangga sebelah barat London borough dari Hammersmith dan Fulham adalah terendah berikutnya, dengan hanya tiga dari empat keluarga yang ditawarkan pilihan pertama mereka sekolah.

Helen Jenner, ketua Penerimaan Pan-London Board (PLAB), mengatakan: "Fakta bahwa 81% siswa telah ditawarkan pilihan pertama mereka, meskipun borough menerima 900 aplikasi lebih tahun ini, mencerminkan bagaimana mahir sistem London di pencocokan tempat dengan murid.

"Hal ini juga menjadi bukti borough kerja keras telah telah melakukan dengan sekolah-sekolah lokal untuk memperluas ketentuan dalam beberapa tahun terakhir."

Dalam sisa Inggris, Reading adalah otoritas setempat terkena dampak terburuk, sebagian berkat migrasi ke dalam dan peningkatan pesat dalam tingkat kelahiran. Hanya 75% dari keluarga menerima pilihan pertama mereka sekolah, meskipun dewan menemukan tempat sekolah untuk sisanya.

John Ennis, dewan memimpin Reading untuk pendidikan, mengatakan upaya dewan untuk memperluas sekolah telah memungkinkan untuk mengakomodasi peningkatan 34% dalam jumlah anak usia balita sejak tahun 2001.

"Investasi £ 61m kami di tempat-tempat baru berarti setiap anak di Reading telah kembali menawarkan tempat sekolah tahun ini, meskipun catatan jumlah aplikasi," kata Ennis.

Birmingham - otoritas lokal terbesar di Inggris - merupakan salah satu dewan yang berjuang, dengan kurang dari 85% keluarga yang menerima pilihan pertama mereka sekolah dasar untuk anak-anak mereka, penurunan tiga persen dibandingkan dengan tahun lalu.

Lebih dari 5% dari 16.000 pelamar di Birmingham ditawarkan tempat di sekolah-sekolah di luar batas-batas kota, dibandingkan dengan 4% dari kolam sedikit lebih kecil dari pelamar tahun lalu.

Krisis nasional datang sebagai hasil dari peningkatan tajam dalam tingkat kelahiran dalam beberapa tahun terakhir, dengan 2011 melihat lebih dari 700.000 kelahiran hidup di Inggris, naik dari 200.000 dibandingkan dengan 10 tahun sebelumnya.

Manchester melaporkan bahwa mereka telah menerima lebih dari 7.000 aplikasi untuk tempat kelas resepsi pada bulan September, naik dari 250 dari 2014 dan lebih dari 2.000 lebih dari itu diterima pada tahun 2008.

"Kami telah mampu menawarkan pilihan pertama bagi sebagian besar orang tua meskipun fakta bahwa jumlah aplikasi yang kami terima telah tumbuh secara signifikan selama beberapa tahun terakhir," kata John Edwards, direktur Manchester dewan kota pendidikan.

Banyak pemerintah daerah berhasil melakukan lebih baik dari tahun lalu, terutama mereka, seperti Brighton & Hove, di mana jumlah empat-year-olds tetap sama dengan tahun 2014. Akibatnya, persentase keberhasilan pilihan pertama naik lima poin persentase menjadi 88 %.

Patrick Leeson dewan county Kent dikaitkan dengan peningkatan kinerja dewan nya upaya dalam menciptakan ratusan tempat-tempat baru, tetapi mengakui bahwa masalah tetap.

"Kami tidak akan melupakan fakta bahwa 4% siswa belum diberi sekolah dari preferensi mereka. Sementara banyak akan mengamankan tempat-tempat melalui daftar tunggu dan realokasi, saya menyadari bahwa ini akan menjadi waktu yang sulit, dan kami akan melakukan apa yang kami bisa untuk menawarkan hasil yang baik, "kata Leeson.

Asosiasi Pemerintah Daerah telah memperingatkan bahwa dewan menghadapi perjuangan diulang untuk memenuhi permintaan untuk tempat sekolah antara sekarang dan 2018, dan telah menyerukan investasi £ 12 milyar oleh pemerintah berikutnya.

Russell Hobby, sekretaris jenderal Asosiasi Nasional Kepala Guru, mengatakan: "Sejak 2011, kekuasaan otoritas lokal di tempat-tempat sekolah perencanaan telah berkurang secara signifikan tanpa sistem alternatif untuk mengambil tempat mereka. Kami memiliki sistem balkanisasi, dengan pihak berwenang, akademi dan keputusan pemerintah pusat mengambil dalam isolasi. "

The PLAB Helen Jenner memperingatkan: "Sebagai populasi murid London terus tumbuh, menciptakan lebih banyak tempat akan menjadi semakin sulit. Perencanaan dan pendanaan jangka panjang diperlukan untuk membantu mencegah krisis di masa depan. "

Artikel lainnya:
contoh contoh soal elastisitas 
cara belajar matematika aljabar 
belajar membuat light novel 
pengertian motivasi belajar menurut beberapa tokoh 
pengertian gaya gesek beserta contohnya 
cara belajar yang baik dan menyenangkan 
pengaruh motivasi belajar dan disiplin siswa 
rumus elastisitas dalam fisika